Minggu, 01 Juli 2012

BAB 13 : SUBBUDAYA DAN PERILAKU KONSUMEN



BAB 13 : SUBBUDAYA DAN PERILAKU KONSUMEN

a)             Mengapa analisis sub-budaya sangat urgent bagi para pemasar di negara Indonesia? Uraikan pendapat Anda.
JAWAB :
Analisis subbudaya memungkinkan para pemasar membagi pasar mereka supaya dapat memenuhi kebutuhan, motivasi, persepsi, dan sikap khusus yang dipunyai bersama – sama oleh para anggota kelompok subbudaya tertentu. Subbudaya adalah kelompok budaya berbeda yang ada sebagai supaya segmen yang dapat dikenali dalam suatu masyarakat yang lebih besar dan lebih kompleks.
Pembagian subbudaya ini didasarkan pada berbagai macam variabel sosiobudaya dan demografis seperti kebangsaaan, agama, lokasi geografis, ras, usia, gender, dan bahkan status pekerjaan. Analisis subbudaya memungkinkan manajer pemasaran memfokuskan pada berbagai segmen pasar yang cukup besar dan “alamiah”. Ketika melakukan analisis, pemasar harus menentukan apakah kepercayaan, nilai – nilai, dan kebiasaan yang sama – sama dipegang oleh para anggota sub kelompok tertentu dapat menjadikan mereka calon – calon yang diinginkan untuk diberi perhatian pemasaran khusus. Oleh karena itu, subbudaya merupakan unit – unit analisis yang relevan untuk riset pasar.  

b)            Uraikan pentingnya segmentasi sub-budaya bagi para pemasar berbagai produk makanan. Berikan contoh suatu merek makanan yang bauran pemasaran harus diterapkan secara regional. Jelaskan mengapa dan bagaimana bauran pemasaran harus dibedakan di semua daerah geografis Indonesia?
JAWAB :
Segmentasi sub-budaya bagi para pemasar berbagai produk makanan sangat penting karena supaya mengetahui segmentasi mana saja yang dapat dituju oleh pemasar. Disamping itu supaya para pemasar tahu perbedaan berbagai perbedaan regional dalam perilaku konsumsi, terutama menyangkut produk makanan dan minuman.
 Contoh suatu merek makanan yang bauran pemasaran harus diterapkan secara regional adalah semanguk kopi hitam menjadi ciri daerah barat, sedangkan secangkir kopi dengan susu dan gula lebih disukai di daerah timur. Juga terdapat perbedaan biografis dalam konsumsi makanan pokok seperti roti. Khususnya, didaerah selatan dan barat tengah, roti putih yang lembut lebih disukai,sedangkan dipantai timur dan barat, roti yang lebih keras (roti gandum hitam, roti gandum putih, dan roti perancis dan italia) lebih disukai. Dan perbedaan regional juga meliputi pilihan merk.


Bauran pemasaran harus dibedakan di semua daerah geografis Indonesia supaya perbedaan ini membantu meredefinisikan pasar – pasar lokal dari sudut gaya hidup kota yang khusus. Selain itu, berbagai variasi regional tersebut memberikan dukungan tambahan bagi para pemasar yang berpendapat bahwa pola konsumsi geografis penting dipertimbangkan ketika merencanakan berbagai usaha pemasaran dan promosi.

c)             Bagaimanakah para pemasar harus mempromosikan berbagai produk dan jasa mereka kepada para wanita bekerja? Daya tarik apa yang harus mereka pergunakan? Jelaskanlah.
JAWAB :
Para pemasar dan peneliti konsumen semakin tertarik kepada para wanita bekerja, terutama wanita bekerja yang sudah menikah. Mereka mengetahui bahwa para wanita yang sudah menikah dan bekerja diluar rumah merupakan segmen pasar yang besar dan berkembang, yaitu segmen yang kebutuhannya berbeda dengan wanita yang tidak bekerja diluar rumah (Ibu rumah tangga). Untuk memberikan kerangka yang lebih mendalam untuk segmentasi, para pemasar telah mengembangkan penggolongan yang membedakan motivasi wanita bekerja dengan wanita yang tidak berkerja. Para pemasar dapat mempromosikan berbagai barang dan jasa melalui internet (situs – situs online).
Daya tarik yang harus para pemasar pergunakan yaitu daya tarik naskah iklan khusus dan pilihan media secara selektif.

d)            Sebagai pemilik keagenan showroom motor Honda, strategi pemasaran apa yang akan Anda pakai untuk membidik para wanita bekerja?
JAWAB :
Sebagai pemasar saya akan mengarahkan pemasaran untuk lebih menginformasikan dan mensosialisasikan kepada para wanita yang bekerja bahwa motor Honda cocok untuk mereka dari segi kenyamanan, feminism, mudah untuk dikendarai, dan juga hal yang paling penting adalah tidak boros bensin.  Disamping itu dengan menggunakan motor Honda mereka dapat menghemat pengeluaran dibandingkan jika mereka menggunakan motor merk lain, karena  motor Honda yang tidak boros bahan bakar bensin. Dan moto iklan yang dapat mempengaruhi segmentasi wanita adalah motor Honda sahabat wanita. 

2 komentar: